Arkipus Kore Salurkan Bantuan Untuk Korban Konflik di Desa Sibenpopo, Bukti Pemimpin Berjiwa Kemanusiaan

Halmahera Tengah, 6 APRIL 2026
– Calon Kepala Desa Fritu, Arkipus Kore, bersama tim sukses dan pendukungnya menunjukkan sikap kepedulian yang tinggi dengan turut berpartisipasi memberikan sumbangan bagi warga yang terdampak konflik di Desa Sibenpopo.

Kegiatan penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan empati mendalam terhadap kondisi yang sedang dialami oleh masyarakat setempat yang tengah berduka dan mengalami kesulitan akibat kericuhan yang terjadi.

Arkipus Kore menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata, bukan sekadar retorika atau pencitraan semata. Ia berharap sumbangan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban dan kebutuhan mendesak bagi para korban dan keluarga yang terdampak.

“Kami turut prihatin atas apa yang terjadi. Bantuan ini adalah tanda bahwa kami ada dan peduli terhadap saudara-saudara kami di Sibenpopo. Semoga situasi segera kondusif dan damai dapat segera terwujud kembali,” ujar Arkipus Kore.

Partisipasi ini juga menjadi bukti nyata bahwa Arkipus Kore, yang merupakan bakal calon pemimpin di Desa Fritu, memiliki jiwa sosial yang tinggi dan selalu siap sedia membantu, tidak hanya saat kampanye, tetapi juga di saat masyarakat membutuhkan uluran tangan.

Filosofi Kepemimpinan Menurut Bung Karno

Bung Karno, Proklamator Kemerdekaan Indonesia, pernah menanamkan sebuah nilai luhur yang hingga kini menjadi cerminan sejati dari sosok kepemimpinan yang bermartabat.

Beliau mengajarkan bahwa:

“Calon Pemimpin yang memberi bantuan pada orang yang membutuhkan menandahkan bahwa pemimpin yang peduli jiwa kemanusiaan.”

Ucapan ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kekuasaan, kemampuan manajemen, atau strategi pembangunan semata. Lebih dari itu, kepemimpinan yang sejati lahir dari sebuah hati yang besar, rasa empati yang tinggi, dan kepedulian yang tulus terhadap penderitaan sesama.

Seorang pemimpin yang baik adalah mereka yang tidak pernah menutup mata dan telinga terhadap kesulitan rakyatnya. Ketika ada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, konflik, atau kesusahan, tangan pemimpin harus menjadi yang pertama terulur untuk membantu.

Tindakan berbagi dan memberi bantuan bukan sekadar kegiatan sosial biasa, melainkan manifestasi dari jiwa kemanusiaan yang tertanam kuat dalam dirinya. Ia mampu merasakan apa yang dirasakan orang lain, ia peka terhadap rasa sakit orang lain, dan ia hadir bukan karena ingin dicari citra, tapi karena memang hatinya menghendaki untuk menolong.

Bukan Pemimpin yang Hanya Bicara

Dalam pandangan Bung Karno, pemimpin yang hanya bisa berorasi namun diam saat rakyat menderita, bukanlah pemimpin yang sesungguhnya. Pemimpin sejati adalah mereka yang hadir di tengah-tengah rakyat, yang siap berbagi, dan yang membuktikan bahwa kepedulian itu nyata.

Tindakan nyata yang dilakukan Arkipus Kore sejalan sepenuhnya dengan ajaran Bung Karno tersebut. Di balik sosok calon pemimpin tersebut terpancar sosok manusia yang memiliki hati nurani, rasa persaudaraan, dan kepedulian sosial yang tinggi.

Maka mari… kita semua Pilih
” Arkipus Kore jadi Kepala Desa Fritu, karna dia adalah Pemimpin yang hebat yang memiliki jiwa manusiawi ”

Pemimpin yang peduli, pemimpin yang mau berbagi, dan pemimpin yang tidak pernah melupakan kewajiban moral untuk menolong sesama, adalah pemimpin yang kelak akan mampu membawa rakyatnya menuju kesejahteraan dan kebahagiaan, sebagaimana cita-cita luhur bangsa ini.

Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi penguat semangat bagi warga Sibenpopo untuk bangkit kembali. 🤝❤️

 

“Bung”

More From Author

KRITIKAN TAJAM dari APMM: KEJAGUNG JANGAN TEBANG PILIH ! TETAPKAN STATUS HUKUM KASUS DANA PON XX PAPUA, UANG 15 MILIAR BUKAN ALASAN HAPUS PIDANA

Kritik Keras SPMMT-MU: Jalan Nasional Rusak Parah, Pemerintah diNilai Lalai, Warga diPaksa Kerja Swadaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *