Jakarta – TNI Angkatan Laut menggelar Rapat Koordinasi Operasi (Rakorops) Tahun Anggaran 2026 di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (19/2). Kegiatan ini dipimpin Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut, Yayan Sofiyan.
Rakorops diselenggarakan sebagai forum untuk mengevaluasi pelaksanaan operasi dan latihan tahun 2025 sekaligus menyusun rencana operasi dan latihan prajurit Jalasena pada tahun 2026.
Mengusung tema “Optimalisasi Operasi dan Latihan TNI AL dalam rangka mendukung terwujudnya Indonesia maju dan berdaulat”, kegiatan ini menegaskan komitmen TNI AL untuk tetap adaptif dan responsif terhadap perkembangan lingkungan strategis, termasuk dinamika geopolitik global yang berpengaruh terhadap stabilitas kawasan maritim nasional.
Dalam arahannya, Asops Kasal menekankan bahwa kebijakan operasi dan latihan ke depan harus berfokus pada sejumlah pilar utama, antara lain optimalisasi operasi berbasis intelijen, peningkatan kesiapsiagaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan personel, penguatan latihan tempur, adaptasi terhadap teknologi peperangan modern, serta penegakan hukum di laut secara profesional sesuai ketentuan nasional dan internasional.
Ia berharap Rakorops ini dapat menjadi pedoman komprehensif bagi seluruh jajaran operasi dalam merencanakan dan melaksanakan tugas secara efektif, terukur, dan berkelanjutan.
Pada penutupan kegiatan, Yayan kembali menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme serta mengutamakan keselamatan personel dan material dalam setiap pelaksanaan operasi di lapangan.










