London Terangi 30.000 Lampu Ramadan, Simbol Keberagaman dan Persatuan

LondonWali Kota London, Sadiq Khan, menyalakan lampu Ramadan di pusat kota, menandai awal bulan puasa bagi umat Muslim di Inggris. Khan menyebut perayaan ini sebagai simbol harapan dan persatuan, sekaligus menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan London.

Jantung West End London kini diterangi 30.000 lampu LED untuk tahun keempat berturut-turut, merayakan budaya, kuliner, dan komunitas selama Ramadan. Menurut Rahima Aziz BEM, pengurus Aziz Foundation, instalasi lampu ini terus berkembang sejak pertama kali digelar pada 2023.

“Apa yang awalnya hanya instalasi lampu sederhana kini mencerminkan semangat Ramadan,” ujar Rahima, dilansir Arab News, Jumat, 20 Februari 2026. Tahun ini, Aziz Foundation juga menggelar pameran seni lintas agama bertajuk “Shared Light” di ruang bawah tanah Zedwell Hotel.

Pameran menampilkan 20 seniman dari seluruh Inggris, yang mengeksplorasi nilai-nilai Ramadan, termasuk cinta, perdamaian, kedermawanan, dan harapan. Yayasan juga meluncurkan peta digital interaktif untuk restoran halal dan ruang salat, memudahkan pengunjung merencanakan berbuka puasa.

Banyak anak muda Muslim di London memilih berbuka puasa di pusat kota bersama keluarga dan teman, sehingga pemberian diskon dan hadiah menjadi insentif tambahan. Berdasarkan sensus 2021, terdapat sekitar 4 juta umat Muslim di Inggris, dengan lebih dari 1 juta tinggal di London.

London menjadi kota besar Eropa pertama yang menyalakan lampu Ramadan di jalan-jalan pusatnya. Kini, tradisi ini menjadi bagian dari kalender kota, berdampingan dengan perayaan Hanukkah dan Diwali.

Tanda bertuliskan “Selamat Ramadan” akan diterangi setiap malam dari pukul 17.00 hingga 05.00, dan akan diganti menjadi “Selamat Idul Fitri” setelah Ramadan. Umat Muslim di London akan berpuasa antara 12 hingga 14 jam per hari, dan lampu Ramadan menegaskan bahwa London adalah kota inklusif, di mana semua warga dapat merasakan kehangatan perayaan budaya dan agama.

More From Author

Indonesia-AS Capai Kesepakatan Perdagangan, Tarif Impor Turun dari 32% ke 19%

Indonesia Ditunjuk Wakil Komandan ISF Gaza, Siap Kirim 5.000–8.000 Pasukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *