PLN Pulihkan Listrik 6.013 Pelanggan di Loloda Usai Banjir Awal 2026

Halmahera Utara – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) melalui UP3 Tobelo berhasil memulihkan sistem kelistrikan di wilayah Loloda dan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara, setelah terdampak banjir pada awal Januari 2026.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menyatakan bahwa keselamatan kerja dan percepatan pemulihan menjadi prioritas utama dalam penanganan gangguan kelistrikan akibat bencana.

“Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat. PLN bergerak cepat agar sistem kelistrikan segera pulih sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali normal,” ujarnya, Selasa.

Cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi menyebabkan gangguan pada jaringan distribusi listrik yang berdampak pada 6.013 pelanggan. Sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan, mulai dari tiang listrik roboh, konduktor tertimbun material longsor, hingga gardu distribusi yang terendam. Untuk alasan keselamatan, beberapa penyulang sempat dipadamkan sementara.

PLN juga memperkuat koordinasi internal dan eksternal guna memastikan respons tanggap darurat berjalan efektif, termasuk dukungan personel, material, dan peralatan.

Sejak awal kejadian, tim teknis PLN UP3 Tobelo langsung melakukan asesmen lapangan guna memetakan titik kerusakan. Meski menghadapi tantangan berupa akses jalan terputus dan kondisi tanah yang labil, proses perbaikan tetap berjalan.

Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan prioritas pada jaringan utama (feeder), kemudian dilanjutkan ke jaringan tegangan rendah yang langsung melayani pelanggan.

Manager PLN UP3 Tobelo, Anton Tonapa, mengatakan seluruh personel dikerahkan untuk mempercepat normalisasi sistem, terutama karena masyarakat telah memasuki bulan suci Ramadhan.

“Listrik tidak hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga menopang aktivitas ibadah masyarakat. Kami berkomitmen agar pelanggan dapat kembali menikmati listrik sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk,” katanya.

Upaya teknis yang dilakukan meliputi penggantian tiang yang rusak, penarikan ulang konduktor, pembersihan dan normalisasi gardu terdampak, serta pengujian kelayakan sistem sebelum tegangan dinormalkan.

PLN juga mengerahkan genset, kendaraan operasional, dan material cadangan guna mempercepat proses perbaikan. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat turut dilakukan untuk mendukung kelancaran mobilisasi tim.

Saat ini, seluruh pelanggan terdampak atau sebanyak 6.013 pelanggan telah kembali menikmati aliran listrik. Sistem kelistrikan di wilayah Loloda dan Loloda Utara pun berhasil dipulihkan sepenuhnya dalam waktu relatif singkat.

Memasuki Ramadhan 1447 Hijriah, PLN memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga dan mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kelistrikan di lingkungan sekitar.

Melalui respons cepat ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus hadir menjaga keandalan pasokan listrik, termasuk dalam kondisi darurat bencana, demi mendukung aktivitas dan ibadah masyarakat di Halmahera Utara.

More From Author

Presiden Prabowo Saksikan Kerja Sama Danantara–Arm, Indonesia Target Kuasai Teknologi Chip

Anggota Komisi IX DPR Usul THR Dibayar H-14 Jelang Lebaran 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *