Pernyataan Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, soal legitimasi historis dan teologis Israel atas wilayah Timur Tengah memicu perhatian internasional, termasuk dari Indonesia.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menilai pernyataan tersebut berpotensi menjadi preseden berbahaya dalam geopolitik global. “Kita semua harus menjaga dunia dari ekspansionisme baru seperti ini,” tegasnya, Selasa (24/2).
Sukamta menekankan, narasi wilayah Israel yang disebut membentang dari Sungai Nil hingga Sungai Eufrat, sebelumnya juga diungkapkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dapat mendorong normalisasi gagasan ekspansionisme berbasis sejarah atau agama.
Retorika semacam ini, menurut Sukamta, berisiko memperuncing ketegangan antarnegara, melemahkan diplomasi kawasan, dan mengikis kredibilitas hukum internasional. “Konsistensi terhadap prinsip kedaulatan dan integritas teritorial penting untuk menjaga masa depan tata dunia berbasis hukum,” tambahnya.
Sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia akan terus menegaskan penyelesaian konflik melalui hukum internasional dan penghormatan terhadap kedaulatan negara.










