AMBON – Universitas Pattimura (Unpatti) menanam 500 bibit pohon dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-63 sebagai bentuk komitmen kampus terhadap pelestarian lingkungan dan upaya mitigasi perubahan iklim di Maluku.
“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Rektor Unpatti, Freddy Leiwakabessy, mengatakan kegiatan tersebut menjadi refleksi perjalanan institusi yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan lingkungan.
“Momentum Dies Natalis ini bukan sekadar perayaan, tetapi komitmen untuk memberi dampak positif bagi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Maluku,” ujarnya di Ambon, Rabu (25/2).
Ia menjelaskan, penanaman pohon memiliki nilai strategis mengingat karakteristik Maluku sebagai wilayah kepulauan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim dan kerusakan lingkungan. Kondisi geografis yang didominasi kawasan pesisir, perbukitan, dan pulau kecil membuat keberadaan ruang hijau sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
Menurutnya, pohon berperan menyerap karbon, menjaga kualitas udara, serta memperkuat daya dukung lingkungan terhadap ancaman perubahan iklim. Selain itu, sistem perakaran juga mampu menahan erosi dan mengurangi risiko banjir serta longsor, terutama di wilayah bertopografi miring seperti di Kota Ambon dan sekitarnya.
Rektor juga menekankan pentingnya menjaga kawasan resapan air melalui kegiatan penghijauan agar ketersediaan air bersih tetap terjaga sepanjang tahun, khususnya saat musim kemarau.
“Sebagai institusi pendidikan, kami memiliki tanggung jawab moral untuk mengedukasi masyarakat bahwa menjaga lingkungan adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” katanya.
Kegiatan penanaman tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie. Ia mengapresiasi inisiatif Unpatti dan menegaskan bahwa gerakan penghijauan harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengapresiasi gerakan ini sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari 500 bibit yang ditanam, minimal 75 persen diharapkan dapat tumbuh dengan baik. Karena itu diperlukan pengawasan serta penyediaan bibit cadangan untuk mengganti tanaman yang tidak berkembang.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Maluku melalui dinas terkait akan menyiapkan tambahan 100 bibit pohon guna memperkuat gerakan penghijauan di lingkungan kampus dan sekitarnya.
Tim Redaksi










