JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 105.365 personel guna mengamankan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah serta arus mudik dan balik tahun 2026. Langkah ini dipimpin langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Terpusat “Ketupat 2026” yang digelar di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, (12/3).
Selain personel, TNI juga menyiapkan 3.051 alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk mendukung pengamanan lebaran tahun ini. Sebagai bentuk pelayanan tambahan kepada masyarakat, dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) disiapkan untuk layanan mudik gratis.
“TNI menggelar 3.501 alutsista serta menyiapkan KRI Semarang-594 dengan rute Jakarta-Bangka Belitung-Jakarta dan KRI Banda Aceh-593 dengan rute Jakarta-Semarang-Surabaya-Jakarta bagi masyarakat dalam arus mudik dan balik lebaran 1447 Hijriah,” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI.
Dalam pidatonya, Panglima TNI menegaskan bahwa apel gelar pasukan tersebut merupakan wujud komitmen seluruh unsur yang terlibat untuk menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat menjelang dan sesudah Hari Raya Idulfitri.
“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapan bersama dalam rangka mengamankan perayaan Idulfitri serta arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2026,” ujar Agus.
Agus juga menekankan bahwa TNI dan Polri senantiasa hadir untuk memberikan rasa aman dan menjamin kelancaran perjalanan masyarakat, serta memastikan keselamatan para pemudik dari berbagai potensi gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas.
Pengamanan Idulfitri tahun ini menjadi fokus utama TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun merayakan hari raya di tempat tinggal.
Tim Redaksi










