HALMAHERA TENGAH, 19 MARET 2026 – Indonesia secara nasional memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada hari ini, 19 Maret 2026. Sebagai hari suci utama umat Hindu di seluruh negeri, perayaan ini berpusat pada prinsip “Catur Brata Nyepi” yang meliputi keheningan total, refleksi diri mendalam, puasa, serta larangan sementara terhadap aktivitas seperti bekerja, menyalakan api atau sumber cahaya, dan bepergian.
Pemerintah daerah setempat telah sebelumnya mengeluarkan surat edaran untuk memfasilitasi pelaksanaan perayaan, termasuk penutupan sementara akses jalan di sekitar kompleks pura dan wilayah pemukiman Hindu untuk menjaga ketenangan.
Selain perayaan dalam negeri, tanggal 19 Maret juga menjadi momen penting dengan berbagai peringatan internasional yang memiliki makna masing-masing. Hari Raya Santo Yusuf dirayakan oleh umat Katolik di seluruh dunia untuk menghormati Santo Yusuf sebagai bapa suri dan pelindung Gereja Katolik. Sejalan dengan itu, di beberapa negara dengan tradisi Katolik yang kuat seperti Spanyol, Portugal, dan Filipina, tanggal ini juga diperingati sebagai Hari Ayah, di mana anak-anak memberikan penghargaan kepada ayah mereka.
Hari Pekerja Sosial Sedunia, yang secara tetap jatuh pada selasa ketiga bulan Maret setiap tahunnya, diadakan untuk mengapresiasi kontribusi tak ternilai pekerja sosial dalam menangani masalah sosial, mendukung kelompok rentan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat global. Pada kesempatan ini, beberapa organisasi internasional seperti Persatuan Pekerja Sosial Sedunia (IFSW) menggelar berbagai acara untuk meningkatkan kesadaran tentang peran penting profesi ini.
Tak ketinggalan, National Let’s Laugh Day juga diperingati pada hari yang sama, menjadi ajang bagi masyarakat di berbagai negara untuk melepaskan penat dan stres melalui aktivitas yang menyenangkan dan penuh tawa, dengan tujuan meningkatkan kesehatan mental dan hubungan antarindividu.
“Bung”










