JAKARTA – Tahun ini menjadi momen yang istimewa karena perayaan Tahun Baru China atau Imlek berlangsung berdekatan dengan bulan suci Ramadan. Dua perayaan besar dari latar budaya dan keagamaan yang berbeda hadir hampir bersamaan, menciptakan suasana yang unik dan penuh warna di berbagai daerah.
Perayaan Imlek yang identik dengan tradisi kebersamaan keluarga, doa, dan perayaan budaya, beriringan dengan datangnya Ramadan yang sarat dengan nilai spiritual, ibadah, serta penguatan solidaritas sosial. Momentum ini mencerminkan keberagaman masyarakat Indonesia yang tetap harmonis dalam perbedaan.
Di sisi lain, Ramadan juga menjadi waktu favorit bagi sebagian umat Islam untuk menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci. Banyak calon jamaah memanfaatkan suasana bulan suci untuk berangkat ke Makkah dan Madinah, sehingga aktivitas di sejumlah bandara, termasuk di Jakarta, terlihat lebih ramai dibanding hari biasa.
Peningkatan jumlah penumpang umrah tersebut membuat suasana keberangkatan di terminal internasional dipenuhi calon jamaah bersama keluarga yang mengantar. Momen ini semakin menambah nuansa religius di tengah perayaan Imlek yang juga berlangsung meriah di berbagai tempat.
Kondisi ini menunjukkan bagaimana dua momentum besar dapat berjalan berdampingan, menghadirkan warna tersendiri dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.










