Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan dan ketahanan stok bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Fuel Terminal dan Integrated Terminal yang tersebar di wilayah Maluku dan Papua menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan sebagai strategi awal untuk menjaga kelancaran distribusi energi di tengah potensi peningkatan konsumsi selama bulan puasa.
Penguatan difokuskan pada ketersediaan stok di tingkat terminal sebagai fondasi utama rantai distribusi. Dengan kondisi stok yang terjaga, penyaluran ke SPBU, agen minyak tanah, hingga Aviation Fuel Terminal diharapkan tetap berjalan lancar dan berkelanjutan.
Executive General Manager Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, menjelaskan bahwa wilayah Maluku dan Papua memiliki tantangan geografis yang kompleks, mulai dari daerah kepulauan hingga kawasan pegunungan. Oleh karena itu, perencanaan suplai telah dilakukan sejak awal Februari guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama Ramadan.
Menurutnya, ketersediaan stok di terminal menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran distribusi ke lembaga penyalur sebelum akhirnya sampai kepada masyarakat.
Pada hari pertama Ramadan, Kamis (19/2/2026), rata-rata ketahanan stok di 21 terminal BBM di kawasan tersebut berada dalam kondisi aman. Ketahanan stok Solar tercatat mencapai 11 hari, Pertalite 26 hari, Pertamax 29 hari, Dexlite 11 hari, sementara minyak tanah dan Avtur berada pada level 21 hari.
Awan menegaskan bahwa angka ketahanan stok bersifat dinamis, tergantung pada pasokan yang masuk serta volume penyaluran harian ke SPBU, agen minyak tanah, dan Aviation Fuel Terminal. Meski demikian, perusahaan terus menjaga level persediaan agar tetap dalam batas aman, terutama dengan mempertimbangkan tantangan jarak distribusi dan kondisi geografis di kawasan timur Indonesia.
Selain penguatan stok, Pertamina juga meningkatkan kualitas layanan di SPBU selama Ramadan. Fasilitas umum seperti toilet dan musala dipastikan dalam kondisi bersih dan terawat guna memberikan kenyamanan bagi pelanggan.
Petugas SPBU melakukan pembersihan fasilitas secara rutin setiap hari. Masyarakat yang sedang dalam perjalanan saat berpuasa pun diimbau untuk memanfaatkan SPBU sebagai tempat beristirahat maupun menunaikan ibadah dengan aman dan nyaman.










