Halmahera Tengah – Calon Kepala Desa Fritu, Arkipus Kore, memaparkan visi dan misi strategisnya dalam upaya membangun desa yang berkualitas, sejahtera, dan berdaya saing. Visi yang diusungnya adalah “Mewujudkan masyarakat Desa fritu kecamatan weda utara yang maju, aman, nyaman, sehat, sejahtera, bermartabat, dan mandiri.” Pernyataan ini menjadi fondasi bagi seluruh rencana pembangunan yang menyentuh aspek fisik, ekonomi, sosial, dan mental-spiritual masyarakat Desa Fritu.
Arkipus Kore menjelaskan, visi ini memiliki makna yang mendalam:
Maju: Desa diharapkan mengalami peningkatan kualitas di berbagai bidang, seperti pendidikan, infrastruktur, dan teknologi, sehingga memiliki daya saing.
Aman: Lingkungan yang damai, bebas dari ketakutan, dan menjamin keamanan warga.
Nyaman: Desa yang tertata, bersih, dan layak huni untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sehat: Kesadaran kesehatan tinggi, pelayanan kesehatan mudah diakses, serta sanitasi lingkungan yang memadai.
Sejahtera: Kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, kemiskinan menurun, dan kesempatan kerja tersedia.
Bermartabat: Warga memiliki harga diri, menjunjung tinggi norma dan adat, serta pemerintahan desa yang berintegritas.
Mandiri: Desa fritu yang mampu memanfaatkan potensi lokal secara maksimal tanpa ketergantungan penuh pada bantuan eksternal.
Lebih lanjut, Arkipus Kore menekankan lima misi strategis kepemimpinan desa yang berfokus pada integritas, keadilan, dan orientasi pada masyarakat. Misi tersebut antara lain:
- Menjalankan Program Pemerintah Daerah: Desa akan mendukung dan menyukseskan program kabupaten dan provinsi, memastikan pembangunan berjalan selaras dengan kebijakan daerah.
- Mengembalikan Hak Ulayat Masyarakat Desa Fritu: Fokus pada keadilan restoratif, mengembalikan hak pengelolaan tanah dan sumber daya alam kepada masyarakat lokal yang berdaulat.
- Menciptakan Tata Kelola Desa Bersih dan Bebas Korupsi: Dana desa dan pelayanan publik akan dikelola secara transparan, akuntabel, dan jujur, jauh dari praktik korupsi.
- Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang Cerdas: Meningkatkan kualitas warga desa melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, literasi digital, serta kesehatan jasmani dan rohani.
- Mengupayakan Pemekaran Desa Sepoh Sarono: Strategi ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan wilayah dan memperluas akses layanan bagi masyarakat.
Arkipus Kore menekankan bahwa pembangunan Desa Fritu tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan manusia agar mampu memanfaatkan potensi lokal melalui teknologi dan inovasi. “Kami ingin menciptakan desa yang cerdas, produktif, dan mandiri, sehingga setiap warga bisa berkontribusi nyata bagi kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Pernyataan visi-misi ini menunjukkan komitmen calon kepala desa untuk membawa Desa Fritu menjadi desa yang modern, adil, dan bermartabat, sekaligus menegaskan integritas kepemimpinan yang bebas dari praktik korupsi serta berfokus pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan strategi yang matang dan tujuan yang jelas, masyarakat Desa Fritu diharapkan dapat hidup dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera, sekaligus memiliki daya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.
( Red/Bung )










