TIDORE KEPULAUAN – Polda Maluku Utara bersama tim gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Sofifi, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Operasi kemanusiaan tersebut memasuki hari kedua pada Selasa (24/2).
Pencarian melibatkan Tim SAR Satuan Brimob, Direktorat Polairud, Basarnas, serta masyarakat setempat.
Kepala Bidang Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Wahyu Istanto Bram, menyampaikan bahwa tim gabungan kembali melakukan penyisiran sejak pagi hari.
“Sejak pukul 07.00 WIT, Tim SAR Gabungan telah kembali menyisir area perairan Sofifi. Kami mengerahkan personel yang memiliki kemampuan SAR khusus untuk memaksimalkan upaya penemuan korban,” ujarnya.
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Abubakar Wahid (70), warga Kelurahan Guraping, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan terdiri dari enam personel berkemampuan SAR dari Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sat Brimobda Malut yang dipimpin Brigpol Lasarmin, dua personel Dit Polairud Polda Malut, serta dua personel Basarnas.
Selain itu, sinergi di lapangan juga diperkuat dengan dukungan aktif masyarakat. Dalam proses penyisiran, tim menggunakan satu unit perahu karet (rubber boat) milik Basarnas dan satu unit long boat milik warga Guraping guna memperluas jangkauan pencarian.
Hingga saat ini, proses pencarian di perairan Sofifi masih terus berlangsung. Tim juga terus memantau kondisi cuaca dan medan untuk memastikan keselamatan seluruh personel yang terlibat.
Polda Maluku Utara mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar proses pencarian berjalan lancar dan korban dapat segera ditemukan. Pihak kepolisian juga mengimbau para nelayan dan masyarakat pesisir agar selalu waspada, melengkapi diri dengan peralatan keselamatan, serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut.
Tim Redaksi










