Kejar Golden Period, Ambulans Udara Disiapkan untuk RSUD Jampang Kulon dan Pameungpeuk

Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mengkaji skema penyewaan helikopter medis guna mempercepat proses evakuasi pasien dari wilayah terpencil menuju rumah sakit rujukan. Kebijakan ini diambil untuk mengatasi kendala lamanya waktu tempuh darat yang selama ini menjadi hambatan dalam penanganan kasus darurat.

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi guna memastikan pemerataan akses layanan kesehatan.

Menurutnya, penggunaan helikopter akan difasilitasi melalui skema sewa, khususnya untuk wilayah dengan jarak tempuh jauh menuju rumah sakit rujukan.

Pemerintah daerah saat ini tengah mengkaji mekanisme pembiayaan, baik melalui pergeseran anggaran maupun melalui perubahan APBD, dengan tetap mengutamakan prinsip akuntabilitas dalam penggunaan dana publik.

Layanan ambulans udara ini diprioritaskan untuk RSUD Jampang Kulon di Kabupaten Sukabumi dan RSUD Pameungpeuk, yang memiliki waktu tempuh darat cukup panjang menuju rumah sakit rujukan di Bandung.

Sebagai tahap awal, Pemprov Jawa Barat juga merencanakan pembangunan helipad di masing-masing rumah sakit. Selain itu, koordinasi dilakukan dengan RSUP Hasan Sadikin dan RS Santosa Bandung untuk mendukung operasional layanan rujukan pasien.

Herman menegaskan, keberadaan helikopter medis sangat penting dalam kondisi darurat untuk mengejar masa kritis penanganan atau golden period, di mana keterlambatan evakuasi dapat meningkatkan risiko fatalitas.

Meski demikian, ia menambahkan bahwa aspek teknis operasional dan skema pendanaan masih dalam tahap pendalaman sebelum layanan ambulans udara dapat diimplementasikan secara penuh. Pemerintah memastikan seluruh proses perencanaan dilakukan secara matang dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tim Redaksi

More From Author

Bantuan RKB SLB di Garut Masih Dikaji, Opsi Relokasi Disiapkan Jika Lokasi Rawan Bencana

Mudik Gratis 3.040 Kuota Disiapkan, Command Centre Jabar Pantau Arus Lalu Lintas Secara Real-Time

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *