Kemenpora Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Perkuat Sinergi dengan BPS

Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) menyatakan komitmennya untuk bersinergi dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Dukungan tersebut ditunjukkan melalui partisipasi Kemenpora dalam Forum Tematik Bakohumas BPS bertajuk Kick Off Publisitas Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (25/2).

Forum ini menghadirkan sejumlah pejabat BPS, di antaranya Sekretaris Utama BPS Zulkipli, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Ateng Hartono, serta Kepala Biro Umum dan Humas Favten Ari Pujiastuti. Turut memberikan sambutan Ketua Umum Bakohumas Molly Prabawaty yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa di Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

Dalam paparannya, Zulkipli menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima dan menjadi salah satu yang paling menantang karena menyasar langsung pelaku usaha sebagai responden utama.

Menurutnya, pelaku usaha memiliki berbagai pertimbangan dalam memberikan data sehingga BPS membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai kementerian dan lembaga agar proses pendataan berjalan optimal.

Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 1–30 Mei 2026 menggunakan metode Computer Assisted Web Interviewing (CAWI) untuk usaha besar yang memiliki alamat email aktif. Tahap kedua dilaksanakan pada 16 Mei hingga 31 Juli 2026 melalui metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) untuk menjangkau pelaku UMKM serta usaha besar yang belum terdata secara daring.

Dalam sambutannya, Molly Prabawaty menekankan pentingnya peran komunikasi publik dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk mengedukasi pelaku usaha agar memberikan data secara jujur sebagai bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Sementara itu, Ateng Hartono menjelaskan bahwa BPS juga berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga dalam pemanfaatan data administrasi sebagai pelengkap data dasar sensus. Informasi yang dikumpulkan mencakup kegiatan usaha, produk utama, karakteristik usaha, data ekonomi, serta kondisi sosial ekonomi keluarga. Setiap unit usaha yang terdata juga akan dilengkapi dengan sistem geotagging guna memastikan akurasi lokasi.

Data Sensus Ekonomi 2026 dinilai memiliki nilai strategis untuk mendukung perumusan kebijakan di bidang kepemudaan, kewirausahaan, dan pengembangan ekonomi kreatif. Melalui sinergi lintas sektor, generasi muda diharapkan tidak hanya berperan sebagai responden, tetapi juga mampu memanfaatkan data statistik sebagai dasar perencanaan usaha dan pengambilan keputusan.

Dengan kolaborasi yang kuat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menghasilkan data yang akurat dan komprehensif sebagai fondasi pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Tim Redaksi

More From Author

Kemenpora Perpanjang Pendaftaran Seleksi Deputi Pengembangan Industri Olahraga Hingga 3 Maret 2026

Kemenpora Perpanjang Pendaftaran Seleksi Deputi Pengembangan Industri Olahraga Hingga 3 Maret 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *