Jakarta – Prasetyo Hadi mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi antara Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Sumatra di Gedung Nusantara V, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2).
Dalam kurun waktu dua bulan, pemerintah mencatat kemajuan signifikan, di antaranya pembangunan 5.500 unit rumah, perbaikan 98 jembatan, serta pemulihan akses pada 99 ruas jalan nasional.
Selain infrastruktur, sektor layanan publik juga mulai pulih. Sebanyak 87 rumah sakit dan 867 puskesmas telah kembali beroperasi normal untuk melayani masyarakat terdampak bencana.
Mensesneg menyampaikan bahwa meskipun aktivitas ekonomi dan kegiatan belajar mengajar mulai berjalan kembali, proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan terus dipercepat, terutama dalam penyediaan hunian bagi warga terdampak.
Pemerintah menargetkan pembangunan hunian sementara (huntara) dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat sudah dapat menempatinya sebelum momentum Lebaran atau Idulfitri 2026.
Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal secepat mungkin.










