Saifullah Yusuf menerima kunjungan Dominggus Mandacan bersama jajaran Pemerintah Provinsi Papua Barat guna membahas penguatan program perlindungan sosial di daerah tersebut. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Sosial, Rabu (4/2/2026).
Dalam pertemuan itu, Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas jangkauan bantuan sosial serta meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Salah satu program strategis yang menjadi fokus pembahasan adalah pembangunan Sekolah Rakyat sebagai sarana pendidikan bagi kelompok masyarakat paling rentan.
Gubernur Papua Barat dan Mensos sepakat agar Sekolah Rakyat milik pemerintah provinsi diarahkan untuk menjangkau wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Langkah ini diharapkan mampu memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat yang berada di daerah dengan akses terbatas.
Selain pengembangan Sekolah Rakyat, pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran bantuan sosial bagi Provinsi Papua Barat pada tahun 2025 sebesar Rp200,844 miliar. Dana tersebut menjangkau 68.248 keluarga penerima manfaat (KPM) melalui berbagai program perlindungan sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan semakin memperkuat upaya pengentasan kemiskinan serta memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat Papua Barat, khususnya di wilayah-wilayah terpencil.
Tim Redaksi










