Pekik Salam dengan Tangan Kiri Diatas: Simbol Perlawanan Arek-Arek Suroboyo ala Bung Tomo dengan Semangat “Merdeka atau Mati!”

– Gerakan mengepal tangan kiri dan mengangkatnya ke atas bukan sekadar gerakan fisik semata. Menurut Bung Tomo, sosok pejuang kemerdekaan yang menjadi ikon perlawanan rakyat Surabaya, gerakan ini adalah simbol perlawanan rakyat Indonesia, khususnya Arek-Arek Suroboyo, terhadap penjajah (Sekutu dan Belanda) dengan semangat yang membara: “Merdeka atau Mati!”.

Simbol ini dianggap sebagai representasi dari semangat juang rakyat yang tidak mau menyerah terhadap penjajahan. Gerakan tangan kiri yang dikepal dan diangkat ke atas menjadi lambang tekad bulat untuk mempertahankan kemerdekaan tanah air, serta bukti keberanian Arek-Arek Suroboyo yang bersedia berkorban demi mendapatkan kemerdekaan.
Dalam perjuangan kemerdekaan Surabaya yang terjadi pada tahun 1945, simbol ini sering muncul dalam berbagai aksi perlawanan, menjadi sarana untuk menyatukan semangat rakyat dan menyampaikan pesan bahwa mereka siap berjuang hingga akhir untuk meraih kemerdekaan.
Bung Tomo dikenal Pahlawan Ikonik Pertempuran Surabaya 10 November 1945 yang Bangkitkan Semangat Rakyat Lawan Penjajah
Bung Tomo adalah tokoh pahlawan nasional Indonesia yang memiliki peran sangat penting dan ikonik dalam sejarah perjuangan kemerdekaan, khususnya pada Peristiwa Pertempuran Surabaya 10 November 1945.

Beliau dikenal melalui pidato-pidato berapi-api yang disiarkan melalui Radio Pemberontakan, yang berhasil membangkitkan semangat juang rakyat Surabaya bahkan seluruh Indonesia untuk melawan tentara Sekutu yang membantu pasukan Belanda (NICA) yang berusaha kembali menjajah tanah air.

Pertempuran yang terjadi pada tanggal 10 November tersebut kemudian menjadi simbol perlawanan utama dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang baru saja dinyatakan pada tanggal 17 Agustus 1945. Keterlibatan Bung Tomo dalam membakar semangat perlawanan membuatnya menjadi salah satu sosok yang tidak terlupakan dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan negara.

“( Bung )”

More From Author

Rakyat adalah Inti Kekuasaan,Kesejahteraan Wong Cilik Jadi Prioritas Utama.

Warga Desa Kulo Jaya Palang Kantor Desa, Kades-Sekdes Diduga Tahan Uang Hasil Lahan Kelolaan PT IWIP Senilai Rp 1,5 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *