JAKARTA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menghadiri rapat koordinasi tindak lanjut Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Rapat yang dipimpin oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid tersebut bertujuan memperkuat komitmen pemerintah dalam pelaksanaan PP Tunas sebagai langkah memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh bagi anak-anak di ruang digital.
Dalam kesempatan itu, Teddy menyampaikan bahwa Indonesia memiliki jumlah anak yang sangat besar, yakni sekitar 70 juta anak, sehingga memerlukan sistem perlindungan yang kuat dan terintegrasi, terutama dalam menghadapi tantangan di era digital.
Ia menjelaskan, PP Tunas atau Tunggu Anak Siap bertujuan memastikan anak-anak siap menggunakan media sosial sesuai dengan tingkat kematangan usia dan kesiapan mereka.
“PP Tunas bukanlah larangan bagi anak untuk menggunakan teknologi, melainkan upaya memastikan penggunaan akun media sosial dilakukan pada waktu yang tepat dan sesuai dengan kesiapan anak,” ujarnya.
Teddy juga menegaskan bahwa informasi teknis dan detail mengenai pelaksanaan regulasi tersebut akan terus disampaikan kepada masyarakat melalui juru bicara yang telah ditunjuk pemerintah.
Selain itu, ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut, termasuk para orang tua, anak-anak, serta media massa.
“Dukungan dan kerja sama dari masyarakat sangat dibutuhkan agar pelaksanaan PP Tunas berjalan sesuai tujuannya, yakni membangun generasi muda yang lebih baik di masa depan,” katanya.
Rapat koordinasi ini juga dihadiri sejumlah pejabat kabinet, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Tim Redaksi










