Tim kerja calon Kepala Desa Fritu, Arkipus Kore, telah melakukan pertemuan bersama warga sebagai bagian dari upaya menyusun strategi dan memperkuat solidaritas dalam rangka mempersiapkan pemilihan kepala desa. Momen ini menjadi langkah penting untuk membangun kekuatan dukungan secara menyeluruh di tingkat akar rumput.
Pertemuan yang melibatkan langsung masyarakat menunjukkan komitmen calon pemimpin untuk selalu menyerap aspirasi serta keluhan warga. Hal ini diharapkan dapat menjadi dasar kuat bagi pembangunan desa yang lebih baik di masa depan, dengan memperhatikan kebutuhan yang sesungguhnya dari lapisan bawah.
Semangat kebersamaan
yang di lakukan Mengacu pada Ajaran Bung Karno, “Calon Pemimpin yang Bersama Rakyat Sosok yang Membumi dan Berabdian”
Menurut Ajaran Bung Karno tentang kepemimpinan menjadi landasan penting bagi sosok pemimpin yang benar-benar berkarya untuk kemaslahatan rakyat.
Menurut sang Proklamator, calon pemimpin yang selalu berada bersama masyarakat adalah sosok yang membumi, berakar pada akar rumput, dan menjadikan perjuangan untuk rakyat sebagai tujuan utama.
Kepemimpinan dalam pandangan Bung Karno bukanlah tentang mengejar kedudukan atau keuntungan pribadi. Sebaliknya, kepemimpinan adalah bentuk pengabdian yang mengharuskan pemimpin untuk selalu mendengar suara rakyat, memahami kondisi nyata di lapangan, dan mengambil langkah-langkah yang bermanfaat bagi seluruh komunitas.
Pemimpin yang berakar pada rakyat akan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong, serta memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil mampu memberikan manfaat yang merata. Ajaran ini menjadi pijakan penting bagi setiap calon pemimpin yang ingin membawa perubahan positif dan membangun masa depan yang lebih baik untuk warga desa.
Kegiatan ini juga berperan sebagai sarana efektif untuk mempererat tali persaudaraan antara tim pemenangan dan relawan.
Hal tersebut penting untuk menjaga kekompakan dalam menghadapi tahapan pemilihan yang akan datang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari serangkaian koordinasi yang dilakukan untuk menyusun langkah-langkah strategis menuju pencapaian tujuan memimpin Desa Fritu.
“BUNG”










