Maros 17 Juni 2026— Ketua BNM Sulawesi Selatan, Hamka Hamid, melakukan kunjungan silaturahmi ke Sekretariat Jalur Langit dan Persaudaraan Pondok Tahfiz di Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Founder Jalur Langit dan Persaudaraan Pondok Tahfiz, Ust. Ahmad Mujahid.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas kondisi generasi muda yang membutuhkan perhatian bersama. Setiap tahun, hampir 20.000 siswa menamatkan pendidikan SD dan SMP, namun jumlah yang memilih melanjutkan pendidikan dengan fokus menghafal Al-Qur’an masih sangat sedikit, bahkan belum mencapai 100 orang.
Berangkat dari keprihatinan tersebut, Ust. Ahmad Mujahid memaparkan gagasan besar untuk mempersiapkan 10.000 santri penghafal Al-Qur’an 30 juz yang direkrut dari lulusan SD dan SMP. Program ini diharapkan menjadi gerakan jangka panjang dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki ketahanan moral yang kuat.
Tidak hanya itu, Jalur Langit dan Persaudaraan Pondok Tahfiz juga memberikan perhatian khusus kepada anak yatim dan keluarga kurang mampu dengan menggratiskan uang pangkal bagi mereka yang ingin menempuh pendidikan tahfiz.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang gagal menjadi penghafal Al-Qur’an hanya karena alasan ekonomi. Anak yatim dan keluarga kurang mampu harus diberi kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui Al-Qur’an,” ujar Ust. Ahmad Mujahid.
Pada kesempatan tersebut, Hamka Hamid juga menyampaikan penunjukan Ust. Ahmad Mujahid sebagai Ketua BNM Kabupaten Maros. Penunjukan ini dilakukan karena dinilai memiliki komitmen yang kuat dalam pembinaan generasi, pendidikan keagamaan, serta kepedulian terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.
Menurut Hamka Hamid, upaya melahirkan ribuan penghafal Al-Qur’an sejalan dengan visi BNM dalam membangun benteng moral generasi dari berbagai ancaman yang merusak masa depan bangsa.
“BNM hadir bukan hanya berbicara tentang pencegahan. Kita harus menghadirkan solusi. Jika ada yang menyebarkan pengaruh buruk kepada generasi, maka kita harus lebih serius menyiapkan generasi yang kuat iman, kuat akhlak, dan kuat mentalnya. Salah satunya melalui gerakan melahirkan hafiz-hafiz Al-Qur’an,” tegas Hamka Hamid.
Ia berharap sinergi antara BNM Maros dan Jalur Langit Persaudaraan Pondok Tahfiz dapat menjadi model gerakan pembinaan generasi yang menyentuh akar permasalahan bangsa.
Sumber. : BNM
Penulis. : Ricky Santoso











