PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya menyiapkan tujuh lokasi Pasar Ramadan atau Pasar Wadai yang tersebar di berbagai kawasan kota untuk menyambut Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, mengatakan jumlah lokasi Pasar Ramadan tahun ini bertambah dengan hadirnya dua titik baru, yakni di Halaman Gedung Juang dan Pasar Datah Manuah.
“Penambahan lokasi ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam mencari aneka takjil dan kuliner untuk berbuka puasa. Pasar Ramadan dijadwalkan mulai dibuka pada 19 Februari 2026,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Sebanyak 488 lapak pedagang akan mengisi tujuh lokasi tersebut, dengan jumlah yang disesuaikan berdasarkan luas area dan kapasitas masing-masing tempat.
Adapun sebaran lapak meliputi depan SMA Negeri 1 Palangka Raya sebanyak 208 lapak, Masjid Shalahuddin Universitas Palangka Raya 60 lapak, Pasar Kahayan 24 lapak, Masjid Al Husna 48 lapak, Masjid Kubah Kecubung 38 lapak, Pasar Datah Manuah 70 lapak, serta Halaman Gedung Juang sebanyak 40 lapak.
Menurut Samsul, penyebaran lokasi Pasar Ramadan merupakan strategi untuk menata aktivitas jual beli agar tidak terpusat di satu kawasan. Selain memberikan kenyamanan bagi pengunjung, langkah ini juga membuka peluang usaha yang lebih merata bagi para pedagang.
“Dengan lokasi yang tersebar dan kapasitas yang disesuaikan, masyarakat dapat memilih Pasar Ramadan terdekat. Sementara itu, pedagang juga mendapatkan kesempatan berjualan secara lebih tertib,” jelasnya.
Ia menambahkan, kesiapan tujuh lokasi Pasar Ramadan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Palangka Raya dalam menyambut bulan suci dengan menghadirkan fasilitas ekonomi dan layanan yang nyaman bagi masyarakat.










