Ternate — Proses penjaringan calon Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun resmi memasuki tahap akhir. Seluruh tahapan, mulai dari persiapan, pengumuman, pendaftaran, verifikasi berkas, penyampaian program kerja, hingga pelaporan, telah diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku.
Hasil penjaringan tersebut kini telah diserahkan kepada Rektor untuk ditindaklanjuti sebagai dasar penetapan Dekan FIB periode 2026–2030. Penyerahan dokumen ini menandai berakhirnya proses seleksi di tingkat fakultas sebelum keputusan final ditetapkan di tingkat universitas.
Ketua Panitia Pemilihan Dekan yang juga anggota Senat Fakultas Ilmu Budaya, Jainul Yusup, menyampaikan bahwa Rabu (18/2/2026) merupakan batas akhir penyerahan dokumen calon dari Senat Fakultas kepada Rektor. Ia memastikan seluruh berkas telah disampaikan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menurutnya, hasil verifikasi menunjukkan terdapat tiga kandidat yang memenuhi seluruh persyaratan administratif dan substansial. Ketiga nama tersebut kemudian resmi diajukan untuk mengikuti tahap selanjutnya di tingkat universitas.
Selanjutnya, Senat Fakultas tinggal menunggu keputusan Rektor terkait penetapan Dekan FIB terpilih. Penentuan tersebut akan mempertimbangkan rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, serta program kerja yang telah dipaparkan masing-masing calon.
Adapun tiga kandidat yang diajukan sebagai calon Dekan FIB periode 2026–2030 yakni Nurain Jalaluddin, S.S., M.A., Ismail Maulud, S.S., M.Hum., dan Dr. Jusan Hi. Yusuf, M.Si.
Penyerahan dokumen hasil penjaringan dilakukan pada hari yang sama oleh perwakilan Senat Fakultas dan panitia. Jainul Yusup dan Hudan Irsyadi mewakili Senat Fakultas, sementara Bambang hadir sebagai perwakilan panitia penjaringan. Proses tersebut diharapkan menjadi langkah akhir menuju penetapan pimpinan baru yang mampu memperkuat pengembangan Fakultas Ilmu Budaya ke depan.










