Jakarta – Pemerintah resmi menetapkan susunan direksi dan dewan pengawas BPJS Ketenagakerjaan melalui Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2026. Keputusan ini mengatur komposisi pimpinan baru lembaga jaminan sosial ketenagakerjaan untuk periode jabatan berikutnya.
Dalam susunan direksi terbaru, Saiful Hidayat dipercaya memegang posisi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan. Saiful merupakan pejabat karier di PT Telkom Indonesia Tbk dengan pengalaman lebih dari dua dekade, saat ini menjabat sebagai Senior Principal Expert.
Selama kariernya, Saiful pernah mengemban sejumlah posisi strategis, antara lain Vice President Business Performance Management, Executive Vice President Telkom Regional 3, hingga Executive Vice President Digital Business & Technology. Ia juga aktif dalam proyek transformasi Telkom yang berfokus pada digitalisasi bisnis, efisiensi organisasi, dan penguatan pengalaman pelanggan.
Sementara itu, Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito ditetapkan sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan. Prihati merupakan pensiunan militer sekaligus dokter spesialis jantung. Ia pernah bertugas sebagai Dokter Komando Pasukan Khusus (1990–2000) dan kemudian meniti karier sebagai dokter spesialis jantung di lingkungan TNI AD.
Karier Prihati juga mencakup jabatan sebagai Kepala Departemen Jantung RSPAD Gatot Soebroto (2018–2021), Direktur Pengawasan Medik RSPAD (2021–2022), hingga Dekan Fakultas Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia (2023–2025).
Penetapan pimpinan baru ini diharapkan membawa penguatan tata kelola dan pelayanan BPJS sehingga manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan dapat lebih optimal bagi masyarakat.










