JAKARTA – Stadion legendaris Estadio Azteca yang direncanakan menjadi venue pertandingan pembuka Piala Dunia FIFA 2026 tengah jadi sorotan karena proses renovasinya masih berjalan menjelang kick-off 11 Juni 2026.
Stadion yang berada di Mexico City, Meksiko, dijadwalkan menjadi tuan rumah laga pembuka antara tim nasional Meksiko dan Afrika Selatan dalam ajang Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Tetapi belakangan ini pekerjaan konstruksi masih terlihat di dalam dan luar stadion, sehingga memicu kekhawatiran publik terkait kesiapan venue tersebut tepat waktu.
Berdasarkan foto dan video yang beredar di media sosial, area sekitar stadion dipenuhi proyek renovasi yang belum selesai, termasuk bagian luar yang tampak masih dikerjakan. Kondisi ini memunculkan beragam reaksi dari pecinta sepak bola dan pengamat olahraga yang mempertanyakan apakah stadion legendaris itu akan benar-benar siap menjelang kompetisi terbesar di dunia ini.
Beberapa bagian renovasi diperkirakan baru akan rampung setelah turnamen, termasuk area parkir dan perbaikan sistem pencahayaan tertentu, karena kompleksitas pekerjaan. Meski demikian, pihak pengelola menjanjikan tahap pertama renovasi akan selesai menjelang laga persahabatan antara tim Meksiko dan Portugal yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Maret 2026.
Sorotan terhadap kesiapan Estadio Azteca juga berdampak pada potensi pertandingan lain, termasuk kemungkinan tim nasional Inggris bermain di stadion tersebut pada babak knockout jika lolos ke fase tersebut. Kekhawatiran pun muncul bahwa keterlambatan renovasi bisa berimbas pada jadwal pertandingan bila standar FIFA tidak terpenuhi.
Dengan waktu yang terus berjalan menuju Juni 2026, perhatian publik kini tertuju pada kesiapan stadion berkapasitas puluhan ribu penonton ini untuk memastikan pertandingan pembuka Piala Dunia dapat berlangsung tanpa hambatan.










