MAKASSAR – Penutupan sementara akses Jalan Ujung Bori, kawasan Kodam Lama, Kota Makassar, Selasa (21/7/2026), menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di sejumlah titik sekitar lokasi. Pengalihan arus dilakukan menyusul adanya rencana kegiatan penggusuran yang akan dilaksanakan di kawasan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan serta laporan warga sekitar, sebagian ruas Jalan Ujung Bori telah ditutup untuk mendukung proses pengamanan dan kelancaran kegiatan. Akibatnya, kendaraan yang datang dari kedua arah dialihkan menuju jalur alternatif guna mengurangi potensi kemacetan.
Sejumlah personel tampak disiagakan di beberapa titik untuk mengatur arus kendaraan sekaligus memberikan arahan kepada para pengguna jalan. Pengendara diimbau mematuhi petunjuk petugas demi menjaga keselamatan bersama serta mendukung kelancaran pengaturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Penutupan akses jalan tersebut berdampak pada meningkatnya volume kendaraan di kawasan sekitar Kodam Lama. Meski demikian, kondisi lalu lintas masih dapat dikendalikan melalui rekayasa dan pengalihan arus yang diterapkan oleh petugas di lapangan.
Masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar Jalan Ujung Bori disarankan menyesuaikan waktu perjalanan serta memilih rute alternatif agar tidak terjebak antrean kendaraan. Pengguna jalan juga diimbau mengurangi kecepatan saat melintas di sekitar lokasi mengingat adanya aktivitas petugas, kendaraan operasional, serta mobilitas warga di sekitar area kegiatan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai jadwal pasti pelaksanaan penggusuran maupun estimasi lamanya penutupan akses jalan tersebut. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan terus mengikuti informasi resmi yang disampaikan oleh pihak berwenang agar memperoleh perkembangan terbaru terkait situasi di lokasi.
Di sisi lain, warga yang berada di sekitar kawasan Jalan Ujung Bori diimbau tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat jalannya kegiatan. Masyarakat juga diminta untuk tidak berkerumun di sekitar lokasi demi menjaga keamanan, keselamatan, serta memberikan ruang bagi petugas dalam menjalankan tugasnya.
Situasi di lokasi hingga saat ini masih berlangsung kondusif dengan pengamanan yang dilakukan oleh aparat di lapangan. Perkembangan lebih lanjut mengenai pelaksanaan kegiatan penggusuran maupun rekayasa lalu lintas akan terus dipantau dan diinformasikan kepada masyarakat setelah adanya keterangan resmi dari pihak terkait.
Sumber: Fajar Ahmad
Penulis: Ricky











