Jakarta — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka rekrutmen guru dan tenaga kependidikan (GTK) untuk ditempatkan di SMA Unggul Garuda. Total kebutuhan mencakup 96 formasi PPPK Guru, 96 tenaga kependidikan, empat kepala sekolah, serta 16 wakil kepala sekolah.
Empat SMA Unggul Garuda baru dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2026. Sekolah tersebut berlokasi di Belitung Timur, Soe, Konawe Selatan, dan Bulungan.
Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan layanan pendidikan berkualitas dan merata di berbagai daerah.
“Ini adalah upaya kami untuk mendukung peserta didik agar mendapatkan pendidikan terbaik sehingga mampu berkembang secara optimal,” ujarnya dalam sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda di Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Untuk menjadi guru di SMA Unggul Garuda, pelamar harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain Warga Negara Indonesia dengan usia maksimal 32 tahun per 1 Mei 2026, memiliki sertifikat pendidik melalui program PPG Prajabatan atau PPG Calon Guru, serta memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan jabatan yang dilamar.
Selain itu, pelamar wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,25 dan diutamakan memiliki kualifikasi pendidikan magister (S2) atau S2 terapan. Persyaratan lain yang menjadi perhatian adalah kepemilikan sertifikat kemampuan bahasa Inggris, seperti IELTS, TOEFL iBT, atau PTE Academic, dengan skor minimal masing-masing 5,5; 51; atau 45,4. Pelamar juga harus bersedia tinggal di lingkungan sekolah berasrama.
Pendaftaran rekrutmen telah ditutup pada 16 Februari 2026. Saat ini, proses seleksi memasuki tahap verifikasi administrasi yang berlangsung hingga 21 Februari 2026.
Adapun tahapan seleksi selanjutnya meliputi tes CAT BKN pada 31 Maret hingga 4 April 2026, dilanjutkan seleksi kompetensi tambahan berupa psikotes, microteaching, dan wawancara pada 11–13 April 2026. Proses integrasi nilai dijadwalkan pada 14–15 April, pengumuman hasil seleksi pada 16–17 April 2026, dan penerbitan Surat Keputusan (SK) pada 5 Mei 2026.
Program SMA Unggul Garuda diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia berkualitas serta memperkuat pemerataan mutu pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.










