TERNATE — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai acara Malam Kenal Pamit Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara yang digelar di Gamalama Ballroom, Bela Hotel, Minggu (24/5/2026) malam.
Acara tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan Kapolda Maluku Utara dari Waris Agono kepada Arif Budiman.
Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Maluku Utara, pejabat utama Polda Malut, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menyampaikan apresiasi dan penghormatan atas pengabdian Irjen Pol Waris Agono selama memimpin Polda Maluku Utara kurang lebih satu tahun dua bulan.
Menurut Sherly, Waris Agono dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, komunikatif, humanis, dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan dengan baik selama bertugas di Maluku Utara.
Salah satu langkah penting yang dinilai menjadi sejarah besar di masa kepemimpinan Irjen Pol Waris adalah pemindahan operasional Mapolda Maluku Utara dari Ternate ke Sofifi pada September 2025 lalu.
“Setelah perjuangan panjang selama kurang lebih 20 tahun, akhirnya operasional Polda Malut resmi berjalan di Sofifi pada masa kepemimpinan Pak Waris. Dampaknya sangat terasa terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Sofifi,” ujar Sherly.
Ia mengatakan, kehadiran aktivitas pemerintahan dan kepolisian di Sofifi ikut menggerakkan sektor UMKM, perdagangan, hingga transportasi masyarakat.
Gubernur juga mengapresiasi langkah cepat dan pendekatan humanis Irjen Pol Waris Agono dalam menangani berbagai persoalan keamanan dan konflik sosial di wilayah Maluku Utara.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Maluku Utara, kami menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi Pak Waris bersama keluarga selama bertugas di daerah ini,” katanya.
Sementara itu, kehadiran Brigjen Pol Arif Budiman sebagai Kapolda baru disambut penuh optimisme. Sherly menyebut Arif Budiman bukan sosok baru bagi Maluku Utara karena pernah bertugas dalam operasi pemulihan pascakonflik di daerah tersebut pada tahun 2006 silam.
Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi Maluku Utara siap memperkuat kolaborasi bersama jajaran kepolisian guna menjaga stabilitas keamanan dan mendukung percepatan pembangunan daerah.
“Forkopimda di Maluku Utara sangat solid. Dengan komunikasi dan kebersamaan yang terus terjaga, saya yakin stabilitas daerah akan tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Acara malam kenal pamit ditutup dengan penyerahan cenderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan institusi kepolisian dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah menuju Indonesia Emas 2045.
Tim Redaksi











